Siang yang cukup panas, tapi tetap terasa sejuk di kota apel ini.
Siang itu, saat aku masih istirahat di sekolah, aku coba membuka fb, kulihat
ada pesan di inbox, lalu aku membukanya. “Aslmkm. Mba, mohon doa untuk
kesembuhan mba Mus”, agak kaget aku membacanya, karena beberapa minggu yang
lalunya aku masih saling koment-koment an di status. Benarkah mba mus sedang
sakit, sakit apa? setelah ku tanyakan, hemm sakitnya tidak main-main (ups,sakit
kok main-main).”Kanker otak”..hah yang bener saja, rasanya kok aku belum
percaya, tapi perasaan itu terus membayangiku.
Beberapa hari kemudian, ibuku memberitahuku bahwa putranya guruku
juga mengalami hal yang sama. Sedih juga mendengarnya, jadi pingin tahu tentang
penyakit ini. Sebenarnya dijaman sekarang sudah bukan hal yang mengagetkan
penyakit aneh-aneh bersliweran disekitar kita, tapi bagiku kalau yang mengalami
itu teman, kan jadi kepikiran, sebenarnya apa sih penyebab kanker otak itu.
Banyak penyebab adanya penyakit dalam diri setiap manusia, bisa
karena factor gen, psikis, lingkungan yang tercemar, banyaknya polusi udara,air
dan tanah atau dari makanan. Dan seperti yang kita ketahui, bahwa makanan yang
ada disekitar kita itu banyak yang kurang bagus untuk kesehatan. Ada banyak
campuran yang sudah tidak murni lagi, dalam banyak makanan sudah banyak
mengandung zat-zat pewarna;pemutih, perasa;pemanis,
pengawet, pengenyal, pelembut, pengembang. Belum lagi makanan yang mengandung
kolesterol,baik kolesterol baik dan jahat. Dan ternyata kolesterol jahat itulah yang menyuburkan
pertumbuhan glioblastoma, jenis tumor otak paling umum, sebagaimana hormon
mendorong pertumbuhan kanker payudara dan prostat. Glioblastoma itu merupakan
tumor yang paling agresif dan sulit untuk diobati, Pasien yang mengidapnya,
rata-rata sanggup bertahan 15 bulan setelah didiagnosa. Menurut laporan dalam
suatu penelitian yang ditulis jurnal Cancer Discovery, sembilan puluh
persen pertumbuhan glioblastoma berhubungan dengan kolesterol. Sel-sel tumor
itu sepertinya diprogram untuk menyedot LDL atau kolesterol jahat yang terdapat
dalam tubuh. Sehingga pertumbuhan tumor itu pun semakin cepat. Dan hasil
penelitiannya menunjukkan pertumbuhan tumor tergantung pada jumlah kolesterol
yang ada dalam tubuh untuk hidup dan terus membesar.
Saat mengetahui
aneka macamnya penyakit sekarang, seakan ingin hidup seperti jaman dulu, semua
serba alami, yang tidak membahayakan kesehatan meski kadang sulit mendapatkan
dan saat memakannyapun rasanya berat karena tidak ada campuran bumbu yang
mengundang selera lidah, ahhh…kalau menuruti nafsu perut, tidak ada
habisnya..semua kepingin yang enak-enak, lidah hanya sekedar tempat. Itu
pendapat yang sadar akan kesehatan. Dan anak-anak perlu dibiasakan makan-makan
yang alami, setuju?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar